Tag Archive: berita kecelakaan


Sungguh mengenaskan nasib keluarga Sidik (45). Istri dan anaknya meninggal dunia setelah motor yang dikemudikan Sidik, sang ayah, menabrak truk yang sedang ngeban di jalan menuju jembatan Suramadu di Desa Masaran, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Informasi yang dihimpun , Senin (5/3) petang, menyebutkan, kejadian itu berlangsung ketika Sidik yang sedang mengendarai motor nopol L 6879 NH melintas di akses tol Suramadu dengan tujuan Surabaya.

Saat di lokasi kejadian, ada truk Fuso nopol L 9876 C yang sedang ngeban di bagian ban belakang. Diduga ngantuk, pengendara sepeda motor menghantam truk tersebut dari arah belakang.

Akibat kecelakaan tersebut, Maulida (12), anak Sidik dan istrinya, Rokayyah (37) meninggal dunia. Maulida menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Rokayyah wafat saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sedang Sidik sendiri mengalami luka-luka cukup parah. “Dugaan sementara, korban kurang waspada. Selain itu, kemungkinan juga ngantuk sehingga kehilangan kendali,” kata salah satu petugas patroli Satlantas Polres Bangkalan.

sumber : suaramerdeka

Dua pengendara sepeda motor tewas dalam kecelakaan di Jalan Raya Tanah Merah Bangkalan, Selasa 13 September 2011 . Korban meninggal adalah kakak beradik, Masduki dan Ulfa, yang hendak pulang ke rumahnya di Galis, Bangkalan.

Masduki dan Ulfa tewas akibat terbentur ke badan mobil yang melaju kencang dari arah berlawanan. Diduga pengendara sepeda motor, Masduki, sarungnya menyangkut di rantai sepeda yang dikendarai. Akibatnya sepeda motor berhenti mendadak.

Lalu adiknya, Ulfa yang bonceng di belakang terpental dan terjatuh membentur aspal. Sedangkan Masduki jatuh di tengah jalan dan tertabrak mobil yang melaju dari arah berlawanan.

Jajaran Kepolisian Resor Bangkalan datang ke lokasi menggelar penyelidikan. Polisi mengamankan sopir mobil untuk menghindari amuk massa.

Sedangkan keluarga korban yang menjemput jenazah di puskesmas terdekat langsung histeris. Mereka terpukul melihat Masduki dan Ulfa sudah terbujur kaku.

Jembatan Suramadu rawan kecelakaan lalu lintas pada arus mudik Lebaran ternyata terbukti. Di bentang tengah jembatan Suramasu sisi Madura, terjadi kecelakaan beruntun, Sabtu (27/8/2011) sore.

Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan tiga kendaraan roda empat. Yakni truk bermuatan pakan ternak ayam, pick up bermuatan sembako dan Suzuki Carry. Akibat kecelakaan ini 11 orang penumpang mengalami luka–luka. Korban luka–luka dilarikan ke rumah sakit daerah (RSD) Bangkalan. Salah satu korban luka berat dirujuk ke rumah sakit Dr Soetomo Surabaya.

Dari informasi yang diterima, pada saat arus mudik kendaraan roda empat cukup padat, sebuah mobil Carry nopol M 1059 E mogok di sebelah barat jembatan Suramadu. Rupanya sopir mobil penumpang ini meminta tolong pada pikap nopol M 8505 GB yang kebetulan melintas di jalur yang sama.

Saat pikap berhenti, tiba–tiba dari arah belakang sebuah truk nopol M 8480 UV, bermuatan pakan ternak menabraknya. Akhirnya kecelakaan beruntun tidak dapat dihindari. Ketiga mobil itu berserakan di jalan tol itu.

Hampir semua penumpang dari tiga mobil termasuk sopir dan kernet mengalami luka–luka. Petugas dari kepolisian dan kesehatan yang ngepos di pintu masuk Suramadu sisi Madura segera memberi pertolongan. Petugas lalu lintas langsung mengatur arus kendaraan roda empat yang cukup ramai.

Tiga mobil yang mengalami kecelakaan segera diderek ke akses jalan jembatan Suramadu sisi Madura. “Petugas dengan cepat memindahkan tiga mobil agar tidak mengganggu arus mudik kendaraan roda empat di jembatan Suramadu. Tujuannya, tidak terjadi kemacetan,’’ kata Kapolres Bangkalan AKBP Kasero yang turun ke lokasi ke jadian

sumber : berita jatim

Bus Akas jurusan Sumenep-Probolinggo dibakar massa di Jalan Raya Desa/Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan usai menabrak pengendara motor hingga meninggal dunia.

Aksi pembakaran bus bernomor polisi N 7096 UR tersebut, bermula saat bus melintas di lokasi kejadian pada Rabu malam. Saat itu, bus menabrak salah satu pengendara sepeda motor, yang diketahui bernama Sarifuddin, warga setempat, hingga yang bersangkutan meninggal di lokasi kejadian akibat kena lindas ban belakang bus.

Mendengar kejadian tersebut, massa banyak berdatangan ke lokasi kejadian. Entah siapa yang memulai terlebih dulu, massa akhirnya langsung mendorong dan menggulingkan bus ke tegalan kosong. Beberapa menit kemudian, terlihat percikan api dan dalam sekejap bus hangus terbakar, tinggal rangka saja.

“Enggak tahu siapa yang membakar, tiba-tiba sudah ada percikan api yang semakin membesar dan membuat bus terbakar seluruhnya,” ujar M Tohir, salah satu saksi mata, Rabu 17 Agustus 2011.

Tohir menjelaskan, sebelum bus dibakar, warga sempat terlebih dulu memberi pertolongan pada korban yang tewas akibat terlindas bus. Warga sempat mengevakuasi korban, hingga di bawa ke RSA Ratu Ibu Bangkalan. Baru setelah korban dievakuasi, bus terbakar dan ludes dilalap api.

Selang beberapa jam setelah bus terbakar, massa langsung meninggalkan kerangka bus begitu saja dan dibiarkan tergeletak di tegalan milik warga. sayangnya, tindakan anarki tersebut tidak sempat dihadang oleh petugas kepolisian, karena datang ke lokasi kejadian agak terlambat.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kemarahan dan kebrutalan warga akibat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seseorang meninggal dunia. Pihak kepolisian langsung mengamankan sopir bus Akas, yang diketahui bernama Muh. Tarip, warga Kabupaten Probolinggo.

Polisi sendiri masih kesulitan untuk melakukan pemeriksaan, karena sejauh ini pelaku pembakaran bus belum diketahui secara pasti. Apalagi, jumlah massa yang datang cukup banyak, sehingga membuat kepolisian kesulitan melacak pelaku pembakaran yang menyebabkan kerugian dari pihak bua AKAS tersebut.

“Untuk sopir sudah kami amankan. Cuma, masih kesulitan untuk meminta keterangan para saksi karena saat sampai di lokasi kejadian, sudah tidak ada warga,” ujar Kasat lantas Polres Bangkalan, AKP Noerijanto.

Noerijanto berpesan bagi para pengemudi kendaraan untuk lebih hati-hati, tidak sampai ngebut di jalan. Sebab, selama bulan Ramadhan ini banyak aktifitas yang dilakukan oleh warga, seperti mencari makanan buka puasa, berangkat tarawih, dan tadarus.

sumber : okezone

Tabrakan beruntun terjadi di jalan raya Ketengan Burneh Bangkalan, Rabu 20 Juli 2011 yang melibatkan dua sepeda motor dengan pikap.

Akibatnya tiga pengendara motor menderita luka parah. Salah satu korban adalah staf protokol Pemkab Bangkalan, Jamaludin (26). Kini dia dirujuk ke rumah sakit Surabaya.

Korban lainnya, Siti Amra (24) istri Jamaluddin. Dan Normalia (27) warga kelurahan Tunjung, Burneh. Dua korban laka lantas juga di rujuk ke rumah sakit Surabaya.

Dari informasi di Satlantas, Normalia mengerem kendaraanya yang bergerak dari arah timur ke barat di jalan raya Ketengan, karena ada mobil di depannya.

Tanpa diketahui dari arah belakang sepeda motor yang dikendarai Jamaludin berboncengan dengan istrinya, menyenggol motor Normalia. Ketiganya terjatuh ke jalan raya. Jamaluddin dan istrinya terjatuh ke tengah jalan.

Kebetulan dari arah berlawanan muncul pikab. Jamaluddin ditabrak pikap begitu pula istrinya. “Kecelakaan ini masih pemeriksaan,” ujar polantas

 

sumber : beritajatim

Kecelakaan Di Tanah Merah Bangkalan yang terjadi antara truk dan mobil carry . Akibatnya, dua orang penumpang mobil carry mengalami luka berat .

Dua korban luka berat, Agus (25) warga Desa Dumajah Kecamatan Tanah Merah dan Sohib (30) warga Desa Dumajah Kecamatan Tanah Merah. Dari keterangan di Sat Lantas Polres Bangkalan, Senin (18/7/2011), Kejadian semalam ini berawal mobil carry nopol  M 1226 GG, bergerak dari arah Bangkalan menuju Sampang.

Mobil yang dikemudikan Agus mau mendahului kendaraan yang parkir. Saat mobil carry berada di tengah jalan dari arah berlawanan muncul truk nopol M 8371 GC yang dikemudikan H Ali Makki (58) warga Desa Pangarengan, Torjun, Sampang.

Tabrakan tidak dapat dihindari. “Dua korban luka berat, penumpang mobil carry. Kejadian ini dalam pemeriksaan petugas laka lantas,” kata petugas laka lantas Polres Bangkalan.

sumber : berita jatim

Kecelakaan Di Akses Suramadu Kembali Terjadi, Jalan akses jembatan Suramadu sisi Madura, sangat rawan kecelakaan lalu lintas. Hampir setiap hari terutama malam hari terjadi kecelakaan lalu lintas hingga menimbulkan korban jiwa. Terakhir Sabtu 16 Juli malam di jalan akses jembatan Suramadu, Desa Masaran sepeda motor selip semntara pengendaranya menderita luka–luka. “Anggota laka lantas sekarang masih ke lokasi, untuk mengevakuasi korbani. Data–data korban belum diketahui, masih di identifikasi,’’ kata anggota laka lantas Polres Bangkalan.

Sebelumnya di jalan akses Desa Burneh Kecamatan Burneh terjadi tabrakan antara sepeda motor dengan mobil. Kecelakaan ini menewaskan dua orang, dan satu luka. Korban meninggal dunia Ahmad Fauzi (21), pengendara, dan Halimatun Nikmah (4), keponakannya. Sedang korban luka Hodijah (30), ibu Halimatun. Ketiga yang masih satu keluarga ini warga Desa Soket Dejeh Kecamatan Tragah Bangkalan. Dari keterangan di Satlantas Polres Bangkalan, kejadian berawal dari pengendara sepeda motor Nopol L 6433 PZ, bergerak dari arah utara ke selatan. Karena suasana gelap, diduga pengendara Ahmad Fauzi tidak melihat ada mobil parkir di pinggir jalan akses Suramadu sisi Madura. Karena laju kendaraan cukup kencang, motor terpelenting ke tengah jalan setelah menabrak bagian belakang mobil Nopol M 1314 GB. Pengendara dan keponakannya menderita luka parah, begitu juga ibunya. Ketiganya dibawa ke rumah sakit Bangkalan untuk mendapatkan perawatan, Namun Fauzi dan keponakannya Halimatun, akhirnya meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepalanya. “Diduga kecelakaan itu, pengendara sepeda motor kurang hati–hati. Kurang memperhatikan bila ada mobil sedang parkir di pinggir jalan. Bisa jadi ini karena mengantuk atau tidak ada rambu penerangan di lokasi,’’ kata Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Noerijanto.

sumber : berita jatim

Pengendara sepeda motor jatuh akibat kabel listrik putus, pengendara motor yang berboncengan dengan istri dan anaknya tersangkut kabel listrik yang lepas dari tiang PLN di jalan raya provinsi. Akibatnya, sepeda motor selip ke pinggir jalan raya dan terjebur ke kali Burneh.

Suami istri ini mengalami luka–luka. Sedang anaknya yang masih balita tidak mengalami luka sedikitpun. Pengendara Mosleh (25), luka di kepala, dan istrinya Harimah (22) luka di pipi. Anaknya Andika (3), hanya beset di siku kirinya. Kini suami istri dalam perawatan di IRD RSD Bangkalan.

Kecelakaan lalu lintas Rabu 13 Juli 2011 di Jl. Raya Besel Burneh Bangkalan membuat jalur lalu lintas yang hanya berjarak 300 meter dari jalan akses jembatan Suramadu ini, sempat macet. Petugas lalu lintas bersama petugas PLN, mengamankan kabel listrik terbungkus ke pinggir jalan raya.

Dari keterangan di lapangan, pada saat itu sepeda motor Supra L 4812 WK warna hitam, melintas di jalan raya Besel. Tanpa disadari pengendara, Mosleh, tiba – tiba kabel listrik yang melintang di atas jalan raya protocol ini, terjatuh di hadapannya.

Dia tidak bias menguasai kendaraannya, karena terhlang kabel listrik. Dia bersama istri dan anaknya selip ke arah kiri jalan raya. Ketiga terjatuh dari kendaraan, sedang sepeda motor jatuh ke kali.

Masyarakat yang melihat kejadian, segera memberi pertolongan. Apalagi Mosleh, tidak sadarkan diri. Ketiganya di bawa ke rumah sakit Bangkalan. “Kecelakaan ini, karena sepeda motor tersangkut kabel listrik yang terlepas dari tiang listrik. Petugas masih memintai keterangan korban,” ujar Harley, salah satu petugas Laka Lantas Polres Bangkalan

sumber : berita jatim

Kecelakaan di akses Jembatan Suramadu kembali terjadi. Yang menyebabkan 2  penumpang mobil tewas, yakni seorang nenek dan cucunya tewas di tempat kejadian perkara.

“Jenazahnya tadi sudah dijemput pihak keluarganya. Korban tewas dalam kecelakaan itu semuanya dua orang,” Sabtu 18 Juni 2011.

Kecelakaan maut yang terjadi di akses tol jembatan Suramadu itu di Kampung Tangkel, Desa Burneh, Kecamatan Burneh  Kabupaten Bangkalan pada Jumat 17 Juni 2011 kemarin.

Identitas korban diketahui masing-masing bernama Achmad Ghozali (12) dan Bok Pot (70) warga Dusun Bungpoloan, Desa Langkap, Kecamatan Burneh Bangkalan. Korban, mengalami luka parah pada bagian kepala.

Kasus kecelakaan maut bermula ketika Saklani (45) mengemudikan mobil Daihatsu Taruna merah meluncur dari arah selatan ke utara (Surabaya-Bangkalan) dengan kecepatan sedang. Namun, sesampai di lokasi kejadian ban mobil pecah.

Akibatnya, mobil yang mengangkut delapan orang dewasa dan empat anak kecil itu oleng ke kanan lalu terguling hingga beberapa kali. Bahkan, sampai terperosok ke sawah yang berada di sisi timur akses Suramadu.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban dengan dibantu petugas polisi setempat. Para korban kecelakaan langsung diangkut ambulans ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan.

Diketahui dua penumpang langsung tewas di lokasi kejadian yakni Achmad Ghozali dan Bok Pot. Bocah ini mengalami luka parah pada bagian kepala. Bahkan, otaknya sampai keluar. Sementara Bok Pot mengalami patah tulang di kaki dan tangan.

Kemudian dua jenazah tersebut dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kabupaten Bangkalan untuk diotopsi. Kini, kedua jenazah sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum.

Sementara penumpang lainnya yang bernama Anshori (22) mengalami patah tulang pada bagian paha sebelah kiri. Kini, korban selamat ini masih dirawat di RSUD. Sedangkan penumpang lainnya hanya mengalami luka lecet dan sudah pulang dari rumah sakit.

Berdasarkan keterangan Satlantas Polres Bangkalan, kecelakaan lalu lintas di sepanjang akses Suramadu mengalami peningkatan. Pada 2009, sebanyak 21 kecelakaan terjadi di akses jalur penghubung Jawa-Madura tersebut. Ketika itu tercatat sepuluh orang meninggal, empat luka berat, dan tujuh luka ringan.

Pada 2010, jumlah kecelakaan meningkat menjadi 28 kejadian. Sepuluh orang korban meninggal, tujuh luka berat, dan 32 luka ringan.

Anggota DPR Komisi I dari Fraksi PKS Yoyoh Yusroh wafat dalam kecelakaan mobil pada sabtu dini hari. Anggota DPR Komisi I tersebut dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta dalam rangka menghadiri acara wisuda anak beliau. nahas waktu di tol sopir mobil yang ditumpangi beliau dan keluarga ngantuk sehingga membuat mobil tersebut membentur pembatas jalan. dalam kecelakaan tersebut Yoyoh Yusroh wafat di tempat kejadian dan anggota keluarga yang lain segera dilarikan ke Rumah Sakit.

Yoyoh Yusroh Adalah Ibu dari 13 anak, walau dengan begitu banyaknya anak beliau tidak mengurangi segala aktivitas beliau. beliau biasa kerja 19 jam dalam sehari-harinya. Beliau juga aosok aktivis perempuan yang gigih dalam memperjuangkan hak-hak rakyat palestina dan ketenagakerjaan. beliau jaga ikut andil dalam pendirian Rumah sakit di Gaza. Sebagai Anggota DPR Komisi I beliau dikenal sederhana, disiplin, dan bersahaja oleh teman-teman di DPR. Beliau yang merupakan salah satu pendiri PKS dan sekaligus menjadi Dewan Majlis Syuro di PKS juga adalah aktivis dakwah di kalangan kaum perempuan, belau juga sering mengisi ta’lim dan liqo’ diluar kesibukan beliau menjadi anggota DPR. beliau merupakan contoh kongkrit dari kalangan perempuan, karena beliau dengan mempunyai 13 anak dan bisa melaksanakan tugas sebagai seorang ibu dengan baik. sehingga banyak dari kamu perempuan yang berkonsultasi ataupun menjadi tauladan bagi kebanyakan perempuan di aktivis dakwah.

Wafatnya beliau dirasakan segenap seluruh warga indonesia, karena beliau selain menjadi Anggota DPR RI dan kader PKS, beliau sangat aktif dalam upaya kemaslahatan rakyat indonesia khususnya bagi kaum perempuan. beliau juga seting berkunjung ke daerah-daerah dalam rangka mencerdaskan rakyat kecil. memang nama dan wajah beliau tidak se-familiar para politisi lain yang sering muncul di televisi, namun langkah kongrit beliau tidak kalah dengan para politisi yang sering muncul di televisi.

Semoga seluruh amal baik beliau diterima Allah SWT dan semoga dengan berpulangnya Ustadzah Yoyoh Yusroh memunculkan Yoyoh Yusroh yang lain. amien….

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.