Musim Liburan Sekolah , Makam Syaikhona Kholil Ramai Peziarah. Bahkan meningkat sampai enam kali lipat ,” kata pengurus pesarean Syaichona Cholil Bangkalan, Mohammad Rawidi, Sabtu 25 Juni 2011

Rawidi mengatakan, jika hari biasa peziarah yang datang ke komplek pemakaman Syaichona Cholil hanya berkisar 50-60 bus per hari, namun saat ini peziarah yang berkunjung mencapai 200-250 bus.

“Mereka yang datang ke sini tidak hanya dari Bangkalan atau daerah lain di Madura, melainkan ada peziarah dari luar negeri seperti Brunei Darussalam dan Tokyo, Jepang,” terangnya.

Bahkan, pekan depan akan datang peziarah dari Kuala Lumpur, Malaysia, yang datang ke pemakaman Syaichona Cholil. Rombongan peziarah tersebut diperkirakan sebanyak 15 bus.

“Soal tata tertib sendiri, semua pengunjung sudah tahu, sehingga selama ini tidak ada sesuatu yang menyimpang dari aturan yang ada. Itu menandakan bahwa semua pengunjung sudah paham dengan aturan,” ucapnya.

Menurut Rawidi, pihaknya sekarang masih melakukan pembangunan masjid untuk direnovasi menjadi lebih besar guna memberikan kenyamanan bagi peziarah yang jumlahnya semakin banyak.

“Kami juga telah membuat lahan parkir yang luas sehingga bus yang ditumpangi peziarah bisa diparkir dengan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas yang ada,” paparnya.

Pascaoperasi Jembatan Suramadu, katanya, peziarah yang datang ke pesarean ada peningkatan dibandingkan dengan sebelumnya, sebab dilihat dari segi biaya transportasi lebih murah dan bisa memangkas waktu.

“Begitu juga dari sektor keamanan. Jika lewat kapal pernah ada kejadian uang milik peziarah yang disimpan di bus hilang, kalau lewat Suramadu tidak ada,” urainya.

sumber : tribun