Berdalih untuk biaya merayakan malam Tahun Baru, FA (17) warga perumahan Candi, Kecamatan Kamal dan JN, siswa kelas 2 salah satu SMP di Bangkalan asal Desa Pangpong, Kecamatan Labang, Bangkalan nekat mencuri sepeda motor.

Korbannya adalah Ahmad Zaini, warga Desa Tanah Merah, Bangkalan. Akibat perbuatannya, dua bocah di bawah umur tersebut babak belur dihajar massa. Aksi FA dan JN ini boleh dibilang nekat karena mereka menjalankan aksinya di siang bolong.

Mereka berani mengambil sepeda motor jenis matic milik Ahmad Zaini yang diparkir di halaman rumahnya. Menurut Ahmad, saat diparkir kondisi motor tanpa pengamanan, bahkan kunci kontaknya masih tergantung dan menempel di sepeda motor.

Perbuatan FA dan JN ketika membawa kabur motor nyaris lolos dari pantauan warga seandainya keduanya tidak terjatuh saat mengambil sepeda motor milik korban. Pada saat itu salah satu tetangga yang mengenali sepeda motor milik korban berteriak sehingga warga lain berdatangan untuk menghakimi kedua tersangka.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka mengalami luka lebam di wajah, tangan, dan kaki terpincang-pincang saat di arak warga. “Saya baru datang dari Surabaya membelikan sepatu anak, Mas, sehingga sepeda motor belum sempat dimasukkan ke rumah. Tidak lama ditinggal masuk ke rumah, tiba tiba tetangga saya berteriak, maling – maling, nggak tahunya sepeda motor saya yang diambil,” terang Ahmad.

Kapolsek Tanah Merah AKP Iriyanto membenarkan adanya adanya pencurian motor tersebut. “Benar, Mas ada kejadian itu. Kami segera melakukan penyelidikan dan pengembangan,” katanya, Senin (26/12/2011).

sumber : metropolitan