Maksud hati menunaikan ibadah. Namun naas, bagi H Jasuli (65) warga Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. Sekitar pukul 12.00 wib Jum’at (22/12/2011) dirinya telah menjadi korban pembacokan orang tak dikenal tepat di depan pasar tanah merah.

Kejadian tersebut bermula ketika H.Jasuli hendak menuju masjid An Namera guna menunaikan kewajibanya melaksanakan ibadah sholat Jum’at.

Akibat dari peristiwa tersebut, Jasuli yang merupakan bapak dari seorang Kepala Desa Tanah Merah Dajah, H Kaprawi (42) itu tersungkur dengan luka di kepala bagian kiri dan punggung. Korban langsung dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan sebelum dirujuk ke Surabaya. “Yang agak parah dan menghawatirkan, luka di bagian punggung. Lumayan dalam mas, tapi tidak sampai mengenai bagian dalam yang vital. Tapi guna bisa lebih mendapatkan perawatan yang lebih bagus, kami tetap rujuk ke Surabaya,” terang dr.Yulia petugas jaga UGD Syamrabu Bangkalan

Kejadian pembacokan, H. Jasuli ini, sontak menyita perhatian warga yang hendak pergi ke masjid. Apalagi, lokasi pembacokan tersebut hanya berjarak sekitar 10 meter dari kediaman korban. “Korban baru saja melangkah keluar dari rumahnya, tepat di depan pasar korban dibacok,” terang AKP.Iriyanto Kapolsek Tanah merah ketika di temui beritajatim.com.

Mantan Kapolsek Burneh yang belum genap satu minggu bertugas di Tanah Merah itu juga menambahkan, tragedi pembacokan terhadap H.Jasuli berlangsung sangat cepat. “Dugaan sementara korban dibacok dari arah belakang,” tandasnya. Setelah mendapat laporan warga, petugas langsung menuju lokasi kejadian yang berjarak tidak lebih dari 100 meter dari Mapolsek Tanah Merah. “Kami sempat melihat pelaku kabur dan mengejar ke arah barat, tapi gagal,” pungkasnya,

Hingga saat ini, latar belakang dari pembacokan terhadap H.Jasuli itu, belum diketahui. Petugas masih mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

sumber : berita jatim