Ratusan massa yang tergabung Sekber LSM se-Kabupaten Bangkalan melakukan unjuk rasa di depan kantor PT Media Karya Sentosa (MKS) di Jalan Harun Thohir Gresik.

Aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk menuntut pemenuhan pembagian keuntungan secara wajar sesuai perjanjian komsorsium.

Tuntuntan ini dilakukan karena PT MKS melakukan penelikungan terkait proses tender pembelian gas tanpa melibatkan BUMD Bangkalan. “Perjanjian konsorsium yang telah dilakukan PT MKS dengan BUMD Bangkalan terbukti hanya dijadikan sebagai strategi saja. Bahkan, perjanjian konsorsium itu sebagai bentuk penipuan terhadap BUMD Bangkalan,” kata Mahfud Arifin Ketua Korlap aksi, Rabu (28/12/2011).

Menurut Mahfud, bentuk penipuan yang dilakukan PT MKS adalah. Perusahaan perniagaan gas itu malah membangun masterplan pembangkit listrik di Gresik bukan sebaliknya di Gili Timur Bangkalan.

Bukti penelikungan yang lain adalah PT MKS mengindahkan perjanjian tanggal 5 September 2007 PT MKS sebagai pembeli menandatangani perjanjian jual beli gas PJBG dengan Pertamina EP sebagai penjual sebesar 40 BBTU atau 33,33 MMSCFD.
Nilai kontrak USD 292,169 juta. “Kami mengajukan gugatan ke MA karena PT MKS tidak memuhi kewajiban,” kata Mahfud.

sumber: beritajatim