Persepam Madura United (P-MU) mengalahkan Persid Jember dengan skor tipis 2-1 dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Gelora Bangkalan, Kamis sore.

Sejak menit pertama, tim berjudul Laskar Suramadu ini sudah melancarkan serangan ke pertahanan Persid. Beberapa kali duet Martial Poungoue dan Sudirman mengancam gawang Persid.

Namun, mereka masih belum mampu memasukkan bola ke gawang Persid yang dikawal Junianto. Hujan deras yang mengguyur lapangan SGB membuat permainan kedua tim kurang maksimal.

Banyak peluang emas yang gagal dijadikan sebuah gol. Bahkan, umpan dari kaki ke kaki sering kali salah sasaran dari kedua kesebelasan. Hingga akhir babak pertama kedudukan masih 0-0.

Memasuki babak kedua P-MU meningkatkan tempo serangan. Alhasil, pada menit ke-75 P-MU berhasil membobol gawang Persid melalui sepakan keras Sudirman yang memanfaatkan umpan silang dari Evandro Antonid Bevilaqua.

Unggul satu gol tidak membuat pemain P-MU menurunkan tempo permainan. P-MU berhasil menggandakan keunggulan lewat tandukan pemain asing Martial Poungoue menit ke-80 dengan memanfaatkan umpan dari Sudirman.

Kedudukan berubah menjadi 2-0. Merasa memang, konsentrasi pemain P-MU mulai pecah. Buktinya, pemain Persid Rike Maopo, lepas kawalan pemain P-MU sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras dari luar kotak pinalti pada menit ke-83.

Penjaga gawang P-MU, Fredy Herlambang, tidak mampu membendung tendangan Rike dan berbuah gol. Hingga peluit panjang ditiup wasit Sunarto tidak mengubah kedudukan 2-1 untuk kemenangan P-MU.

“Seharusnya kami bisa menang dengan skor lebih banyak dari ini. Sebab, kami unggul di semua lini, baik belakang, tengah dan depan. Tapi, inilah sepak bola,” kata Manajer P-MU Achsanul Qosasi.

Menurut dia, para pemain diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan. Hal tersebut dilakukan supaya pada laga berikutnya, P-MU mampu meraih poin penuh.

“Bonus sudah saya berikan pada pemain atas kemenangan ini. Para pemain mendapatkan bonus dobel. Pertama dari pribadi saya dan kedua bonus dari manajemen. Tapi, saya tidak bisa sebutkan nilainya,” ucapnya.

Achsanul menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih pada “Kacong Mania” dan “Taretan Dhibik” atas dukungan terhadap P-MU. Pasalnya, mereka sudah jauh-jauh datang ke SGB untuk mendukung tim kesayangannya berlaga.

“Dengan sepak bola, kita mampu menyatukan masyarakat yang ada di Pulau Madura. Kami berharap hasil positif ini bisa berlanjut pada pertandingan berikutnya,” ujaar anggota DPR RI ini.

sumber : wartadunia