Proses penerapan pembuatan KTP eloktronic (e-KTP) di Kabupaten Bangkalan yang masuk tahap kedua yakni tahun 2012 ini, masih belum menentukan tanggal dan bulan pelaksanaannya. Pasalanya, pihak Dispenduk setempat masih menunggu semua peralatan lengkap dari pusat yang akan di droping ke masing-masing kecamatan.

Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Bangkalan, Moh. Syafii menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan sebatas sosialisasi pada masyarakat baik melalui kecamatan dan Kepala Desa.

“Untuk tahap uji coba proses e-KTP dengan menerapakan proses KTP online sudah dilakukan di empat kecamatan meliputi, kecamatan Bangkalan, Socah, Kamal dan Burneh, sedangkan proses e-KTP resmi sendiri masih belum dipastikan,” ungkapnya, Senin 16 Januari 2012.

Syafii menjelaskan, pihak hanya sebatas merencanakan pada bulan Mei mendatang yakni bisa mundur dan bisa maju ketika, karena masih menunggu peralatan tersebut sudah rampung.

“Kami tidak ingin proses e-KTP di Bangkalan amburadul seperti yang terjadi di beberapa daerah yang sudah melaksanakan pada tahun 2011, dikarenakan terhambat dengan peralatan dari pusat belum datang sehingga prosesnya menuai banyak kendala,” ujarnya.

Menurut SyafiI, peralatan yang harus ada di masing-masing kecamatan untuk memproses e KTP meliputi iris mata dua unit, kamera dua unit, printer dua unit, computer dua unit, sidik jari dua unit dan 1 unit server sedangkan tugas dispenduk ketika proses e-KTP berlangsung hanya membantu mobile.

“Tugas kami kalau sudah e-KTP itu diterapkan hanya sebatas membantu mobile yakni system jemput bola yang dilakukan pada orang yang tidak bisa datang ke kecamatan seperti orang sakit dan ada ditahan,” pungkasnya.

sumber: radiorepublikindonesia