Pasca ambruknya SDN Tlagah 3, Kecamatan Galis, kabupaten Bangkalan, akibat di terjang angin kencang, ratusan siswa dari kelas I hingga kelas VI terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam ruang kelas yang cukup membahayakan dan pihak sekolah mendesak pihak terkait dapat segera merehap sekolah tersebut. Sebab, faktor ambruknya sekolah juga di akibatkan bangunan sudah di makan usai.

Kapala sekolah SDN Tlagah 3, kecamatan Galis, Miftahul Ulum menuturkan meski kelas satu yang kondisinya rusak parah. Namun, semua kelas dari kelas dua hingga kelas enam kondisi bangunannya sudah rapuh di makan usia.

“Siswa dan guru di dalam kelas yang mengikuti KBM dalam keadaan tidak tenang ketakutan di perparah dengan situasi angin kencang. Sebab, di takutkan terjadi ambruk susulan pada kelas lain,” ungkapnya, Minggu (29/1).

Dijelaskan Miftah, khusus kelas satu yang ruang kelasnya tinggal separuh setiap harinya siswa yang berjumlah 74 orang masuk seperti biasa dan untuk jumlah total siswanya berjulah 364 siswa.

Sementara itu, Kabid sarana dan prasarana dinas pendidikan Bangkalan, Bambang Budi Mustika saat di hubungi melalui telepon selulernya mengatakan, pihaknya mengaku sudah mengusulkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, semisal kalau tidak bisa sementara waktu para siswa akan pinjam gedung madrasah terdekat.

“Kamis sudah merencanakan rehabsekolah tersebut di mulai bulan Juli mendatang melalui anggaran DAK 2012,” ungkapnya.

sumber : RRI