Untuk kelima kalinya dalam 2 bulan terakhir, Bangkalan terendam banjir. Banjir terjadi pada Jumat 10 Februari 2012 pada dini hari pukul 00.30 Wib.

Lokasi yang terendam adalah Desa. Blega, Kecamatan.Blega, Kabupaten Bangkalan. Tinggi banjir hingga mencapai 1,3 meter.

“Dibandingkan dengan banjir-banjir sebelumnya, pada kejadian kemarin lebih parah. Banjir terjadi akibat banjir kiriman dari wilayah hulu Sungai Blega yaitu hujan  deras di Kecamatan Kokop dan Konang,kataDR. Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Menurutnya, di Kecamatan Blega hujan tidak terlalu deras tetapi pengaruh dari air laut pasang menyebabkan timbulnya back water sehingga merendam wilayah Blega. Masyarakat tidak sempat menyelamatkan barang-barang elektronik dan lainnya karena terjadi pada dini hari.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini banjir sudah surut, namun menyisakan lumpur sehingga masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungannya.

Sampai saat ini diimformasikan , tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil, antara lain 750 unit rumah tergenang,  3 unit masjid tergenang, 3 unit SD tergenang, 1 unit Kantor Polsek Blega tergenang, 1 unit Kantor Pegadaian tergenang, 17 Ha  Tambak, dan 48 Ha Lahan Pertanian tergenang.

Upaya yang sudah dilakukan :-BPBD Bangkalan  dibantu warga melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Instansi terkait dibantu warga melakukan gotong royong  membersihkan gorong   gorong dan  rumah warga.

Untuk saat ini, BPBD telah memberikan bantuan sembako. BPBD masih melakukan perhitungan kerusakan dan kerugian bencana menggunakan metode DALA (Damage and Losses Assessment).

“Diharapkan Pemda Bangkalan perlu segera melakukan penataan ruang dan Sungai Blega untuk mengantisipasi banjir yang selalu berulang,” ujar Sutopo.

Degradasi kawasan hulu dan sedimentasi sungai Blega berkontribusi terhadap mudahnya Kecamatan Blega terkena banjir. Masyarakat terus dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir, longsor dan puting beliung karena ancaman masih berlangsung hingga akhir Maret mendatang.

sumber : lensaindonesia