Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di kawasan sekitar pesisir utara Bangkalan,  yang mengakibatkan hampir sebagian besar denyut nadi perekonomian yang mengandalkan BBM terutama jenis solar dan bensin, secara otomatis ikut tersendat.

Anggota DPRD Bangkalan asal Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Sahrum Dahriyadi menerangkan kelangkaan BBM jenis bensin dan solar sudah terjadi sejak seminggu yang lalu hingga hari ini.

“Akibatnya, banyak warga yang antre beli bensin dan solar. Itupun kalau masih ada, tapi kalau tidak ada terpaksa banyak yang balik dengan tangan hampa,” ujar Sahrum di Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (8/2/2012).

Pria yang juga anggota Komisi A tersebut menjelaskan, akibat kelangkaan BBM tersebut banyak aktivitas warga yang tersendat, khususnya bagi warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan. Mereka tidak bisa berangkat mencari ikan ke laut, karena stok solar yang ada sangat minim sekali.

Padahal menurutnya kondisi saat ini, cuaca sudah mulai bersahabat dan biasanya menjadi waktu yang tepat untuk melaut. Para nelayan yang sebelumnya tidak melaut akibat cuaca, bebannya semakin bertambah akibat tidak bisa melaut, karena stok bahan bakar tidak mencukupi.

“Tidak hanya menambah beban bagi nelayan. Adanya kelangkaan BBM juga menyebabkan hampir sebagian besar perekonomian tidak bisa maksimal,” terangnya.

Dia berharap, agar pihak terkait dalam hal ini Pertamina untuk bisa segera memasok BBM sesuai dengan kebutuhan yang ada. Terpenting, pasokan juga harus dilakukan secepat mungkin biar tidak semakin membuat keresahan yang berkepanjangan di kalangan masyarakat.

Di tempat terpisah Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Bangkalan Sugiono menyatakan kalau persoalan tersebut bukan wewenangnya, melainkan merupakan wilayah dari dinas lain. Padahal, untuk persoalan BBM tersebut bersinggungan dengan kondisi perekonomian warga pesisir.

“Coba tanya langsung ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) saja,” ucapnya singkat.

Adapun beberapa kawasan yang mulai langka BBM, di antaranya Kecamatan Sepulu, Tanjung Bumi dan sebagian Arosbaya. Tidak hanya itu, bahkan di daerah perbatasan antara Kabupaten Bangkalan dengan Sampang, tepatnya di Kecamatan Banyuates juga mengalami hal yang sama.

sumber : sindo