Lagi-lagi kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Kali ini, gara-gara rencana pernikahannya tidak direstui, Abdul Karim – warga desa Galis, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, tega menghabiskan nyawa paman tunangannya.

Kapolsek Galis Iptu Boro Suprijanto menuturkan, Husen (35) warga Desa Galis, kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, tewas setelah ditebas senjata tajam oleh Abdul Karim (21) warga setempat. Korban tewas di tempat kejadian perkara di pekarangan rumahnya.

“Motif itu gara-gara cinta tersangka bersama ponakan korban tak direstui, korban mengalami luka serius di bagian punggung, di bawah leher dan telinga, sehingga korban langsung tewas dalam perjalan ke puskesmas karena kehabisan darah,” ungkapnya, Kamis (9/2).

Kasus tersebut, menurut Boro, bermula cekcok mulut gara-gara tersangka tidak direstui oleh korban untuk menikahi keponakannya yang saat ini sudah berstatus tunangan.

“Saat itu juga kami langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil dibekuk di rumahnya tanpa perlawanan, dan langsung digiring ke Mapolsek untuk dilakukan penahanan,” ujarnya.

Sementara itu, menurut pengakuan tersangka Abdul Karim, semula dirinya berniat bersilaturrahmi ke rumah paman tunangannya. Namun, setelah tiba di rumah tunangannya dia langsung disuguhi sebuah parang bujur ke hadapannya.

“Langsung saya menepisnya dengan mengambil parang bujur itu, kemudian langsung saya tebaskan ke korban sebanyak dua kali,” ungkapnya.

sumber : rri