Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor babak belur dihajar massa karena kedapatan mencuri sepeda motor di Kelurahan Mlajah, Kecamatan Kota.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Soegeng Prajitno,di Bangkalan, Senin (5/3/2012) mengungkapkan, identitas tersangka diketahui berinisial GT (19) warga Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Kota.

“Kini, tersangka meringkuk di balik jeruji besi Mapolres Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan,” kata Soegeng.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepeda motor Mega Pro sebagai barang bukti (BB).

Petugas juga masih memburu dua pelaku lain yakni berinisial DS dan SH yang kabur saat massa berupaya menangkap komplotan itu.

Kasat Reskrim menceritakan, kasus penangkapan pencuri itu berawal ketika pelaku bersama DS dan SH, yang merupakan kakaknya, mencari sasaran di kampung Ketengan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh.

Kemudian pelaku melihat motor Mega Pro lengkap dengan kontaknya berada di garasi. Ketika itu pelaku langsung mencuri motor dan kabur.

Saat mendengat bunyi sepeda motornya, korban yang bernama Soleh langsung berteriak “maling” dan warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mengejar pelaku.

Detik pertama, pelaku berhasil lolos dari kejaran massa. Korban tidak tinggal diam, ia terus mencari motornya hingga ke pinggiran kota. Alhasil, korban melihat pelaku dan motornya di depan masjid Mlajah.

Korban, kata Soegeng langsung menangkap pelaku bersama warga yang ada disana. Massa yang emosi menghajar pelaku hingga babak belur.

“Beruntung ada petugas yang sedang patroli dan pelaku ini berhasil diamankan dari amukan massa,” kata dia.

Soegeng Prajitno, mengatakan, pihaknya akan menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

“Kini, tersangka sudah dimasukkan dalam penjara akibat perbuatannya yang melanggar hukum,” katanya menjelaskan.

sumber ; berita8