Ribuan liter solar ilegal milik AK, warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (24/03/2012) berhasil diamankan jajaran Polres Bangkalan. Solar tersebut ditimbun dengan menggunakan jerigen sebanyak 163 buah.

Solar tersebut, menurut Kapolres Bangkalan AKBP Endar Priantoro, disimpan di tengah laut dan sebagian lagi disimpan di sebuah rumah tersangka di pinggir pantai. Sebagian lagi, ada yang diceburkan ke laut di depan rumah tersebut. Informasi adanya solar di tengah laut itu dari nelayan setempat.

“Kami langsung tindaklanjuti laporan masyarakat dengan menggunakan perahu motor ke tengah laut dan ternyata ada perahu yang sedang memuat solar,” katanya.

Setelah diamankan, barang bukti tersebut langsung dibawa ke daratan untuk diamankan di Mapolres Bangkalan. Barang bukti tersebut setelah diperiksa sebanyak 5.705 liter atau setara dengan 5,7 ton solar.

Dijelaskan Endar, ribuan liter solar tersebut dibeli dari sebuah kapal pengangkut BBM yang kebetulan melintas di Selat Madura. Solar itu kemudian disimpan di dalam jerigen.

“Ada juga yang diikat dengan tali dan diceburkan ke laut, kemudian ditarik menggunakan perahu untuk dibawa ke daratan,” tambahnya.

Dua kuli angkut solar yang ada di perahu turut diamankan juga oleh Polres. Kedunya sudah diperiksa penyidik Polres Bangkalan. Sementara pemilik solar tersebut masih dalam tahap pengejaran.

“Saat kami tangkap di rumah penyimpanan solar tersebut, kebetulan pemiliknya sedang tidak ada. Namun sudah kami perintahkan kepada anggota untuk melakukan pengejaran,” ujar mantan penyidik KPK ini.

Ditegaskan Endar, pengamanan penyelundupan solar melalui jalur laut juga sudah menjadi perhatiannya. Sebab, setiap orang akan mengambil kesempatan dengan berbagai cara untuk mendapat keuntungan dengan rencana kenaikan harga BBM.

sumber : kompas