Serangga tomcat mulai menyerang warga yang ada di Kampung Kejawan, Desa Kamal, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Kamis (22/3/2012). Akibatnya belasan warga yang diserang tomcat tersebut merasa gatal-gatal dan panas. Serta ada wajah warga yang diserang memerah, akibat penyakit dari jenis serangga itu.

“Biasanya tomcat itu menyerang warga saat malam hari,” kata salah seorang warga di desa itu Saleh.

Saleh mengatakan, tomcat mulai menyerang kampungnya sejak sepekan terakhir. Namun, saat itu jumlahnya masih sedikit.

“Sejak seminggu tomcat hingga tadi malam tomcat masih menyerang warga,” kata dia.

Saleh menjelaskan, biasanya tomcat menyerang pemukiman warga saat malam hari. Tomcat ini suka pada penerangan seperti lampu.

“Kalau siang seperti ini tidak ada tomcat, tapi jika sudah malam hari tomcat mulai berdatangan dan menggigit warga,” ucapnya.

Menurut Saleh, warga yang terkena gigit tomcat diobati dengan bedak dan minyak banleng. Sebab, gigitan tomcat membuat tubuh menjadi panas dan gatal-gatal.

“Banyak yang menjadi korban tomcat,, sepupu saya, keponakan dan sejumlah warga yang ada disini kalau dihitung lebih dari sepuluh korban,” ungkapnya.

Saleh mengatakan, hingga saat ini belum ada penanganan dari dinas terkait untuk memberantas tomcat yang sangat meresahkan warga. Jika dibiarkan, pihaknya khawatir tomcat akan bertambah banyak.

“Kami berharap dinas kesehatan segera melakukan langkah konkrit untuk membasmi tomcat karena jika dibiarkan maka warga yang menjadi korban,” kata warga lain di desa itu.

sumber : seruu