Polres Bangkalan telah menyiapkan proposal pengamanan pemilihan bupati (pilbup) kurang lebih sebesar Rp5 miliar.Namun proposal ini akan diajukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan menerbitkan petunjuk pelaksanaan (juklak) pilbup.

“Yang sudah kami anggarkan dalam proposal, ada sekitar Rp5 miliar. Itu murni untuk pengamanan saja, saat pelaksanaan pemilihan bupati,” ujar Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Bangkalan Kompol Abdul Rochim. Dia menjelaskan, anggaran sebesar itu hanya untuk pengamanan, tidak ada alokasi lain. Jumlah ini juga telah mencakup seluruh tahapan pelaksanaan mulai pra pengkondisian, hingga asumsi terjadinya dua kali putaran pemungutan suara.

Meski belum final, Rochim menilai anggaran sebesar itu cukup realistis karena pengaman dilakukan dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga objek-objek vital dan strategis. Dalam pelaksanaan Pilbup Bangkalan nanti, Polres Bangkalan akan dibantu dengan 360 personel Polda Jatim dan 600 personel Brimob. “Jadi sangat beralasan, kalau kami mengajukan anggaran sebesar Rp5 miliar. Toh semua untuk keamanan,”tegasnya.

Sementara itu,Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar menyatakan, hingga saat ini KPU belum membuka tahapan pilbup. Karena itu,segala sesuatu yang berkaitan dengan pibup belum bisa masuk dalam penganggaran. “Dalam waktu dekat tahapan pilbup akan kami buka. Nanti baru bisa diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan, termasuk yang berkaitan dengan pengamanan,” ujar Fauzan Jakfar Seperti diketahui,tahun ini Bangkalan bakal punya gawe besar yaitu pesta demokrasi berupa Pilbup Bupati Bangkalan.

Sejauh ini memang belum tampak hingar-bingar di Bangkalan. Meski nama-nama yang disebut masuk dalam bursa pencalonan sudah mulai terlihat. Sejumlah nama yang menyatakan diri secara terbuka akan mencalonkan diri adalah KH Imam Bukhori Cholil (mantan anggota DPRD RI),Farid Alfauzi (mantan Ketua DPWD PPP Jawa Timur,Suhudi (Ketua HKTI Bangkalan).

Nama lain yang disebutsebut adalah Wakhit Maktub (mantan anggota DPR RI) dan KH Mondir Rofii (wakil ketua DPC PKB). Sementara itu, beberapa parpol juga secara resmi mulai melakukan penjaringan terbuka, seperti dilakukan PDIP.

sumber : sindo