Syamsul (24) warga asal Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.  Jumat (6/4/2012), ditangkap Satuan Reserse Kriminal, Polres Bangkalan, karena kedapatan membawa senjata tajam dan pistol rakitan.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Soegeng Prajitno menjelaskan, tersangka ditangkap saat menonton acara dangdutan di rumah salah satu warga di Desa Kantol Barat.

Selain pistol dan sajam, Polisi juga menyita lima butir peluru yang turut dibawa tersangka.

“Tersangka tidak berkutik setelah petugas menemukan sebilah pisau dan satu pistol rakitan di balik bajunya. Tersangka langsung kita giring ke Mapolres,” terangnya.

Soegeng menambahkan, polisi curiga melihat gerak-gerik tersangka karena di balik bajunya ada semacam barang yang disembunyikan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka tidak bisa mengelak lagi.

“Barang bukti itu langsung kita ambil untuk diamankan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka memperoleh pistol rakitan tersebut dari kakeknya yang tinggal di Kalimantan. Pistol itu sudah dipegang tersangka selama tiga bulan lamanya.

“Tersangka mengaku pistol itu belum dimanfaatkan dan pelurunya juga masih utuh,” imbuhnya.

Polisi akan terus mendalami kasus kepemilikan pistol rakitan itu karena melibatkan jaringan antarpulau. Tersangka dijerat dengan pasal 1 Undang-udang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

sumber : kompas