PERSEBA Bangkalan mengaku memandang sebelah mata Persebo Bondowoso, Sabtu (30/6). Akibatnya, tanpa perlawanan berarti, Perseba kalah telak 0-3.

Bermain di Lapangan Kopasus, Cijantung, Sabtu (30/6), Persebo main nothing to lose. Kondisi fisik yang belum prima membuat mereka pasrah dan tak targetkan kemenangan seperti pada pertandingan pertamanya kontra Perseka Kaimana, Jumat (29/6), yang berakhir imbang 0-0.

Strategi itu terlihat dari permainan mereka yang tidak mau menguras fisik. Mereka andalkan umpan-umpan pendek dan datar dengan tempo permainan yang tidak cepat.

Namun, sang lawan keburu takabur. Merujuk pada penampilan Persebo saat hadapi Yahukimo, pelatih perseba Avib Subarkah turunkan pemain lapis 2. Hasilnya, jeblok. Tiga gol bersarang ke gawang Perseba yang dikawal Joko Susilo. Perseba Bahkan tidak mampu membalasnya hingga pertandingan usai. Persebo pun menang 3-0.

David Erfandi jadi bintang pada laga itu. pemain bernomor punggung 11 itu cetak 2 gol masing-masing pada menjit 6 dan 57. Sementara 1 gol lainnya Persebo dicetak Harianto pada menit 30.

Seusai pertandingan, Avib mengakui kesalahannya. Ia jujur meremehkan sang lawan sekaligus terkejut dengan penampilan persebo yang impresif.

“Saya memang sengaja menyimpan 5 pemain utama kami. Saya kira penampilan Persebo tidak jauh dari permainan mereka di pertandingan pertamanya. Tapi, mereka tampil luar biasa. Saya terlalu meremehkan mereka. Dan, inilah hasilnya. Kami kalah 0-3,” tandas Avib.

Sementara bagi kubu Persebo, pelatih Hengky Kurniawan mengaku bersyukur dengan hasil itu. Hengky menilai fisik pasukannya belum layak untuk bertanding. Hengky pun menyebut kemenangan yang diraih anak asuhnya tidak lepas dari strategi lawan yang turun bukan dengan kekuatan terbaiknya.

“Sebenarnya, kondisi fisik para pemain belum pulih. Karena itulah, kami hanya targetkan hasil seri seperti pertandingan pertama. kami tidak berpikir untuk menang,” tandas Hengky.

“Tapi, yang terjadi di luar perkiraan kami. Kami mampu menang 3-0. kami tentu bersyukur. Hasil itu tak lepas dari permainan lawan yang tidak sebaik pertandingan sebelumnya,” lanjut Hengky.

Ya, pada pertandingan pertamnya, Perseba memang sukses membuat kejutan dengan mengalahkan wakil Papua yang jadi salah 1 tim favorit di 12 Besar Divisi I yang dikelola Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). Perseba menang 1-0.

Sementara itu, pada pertandingan lain di Grup XX antara Perseta Tulungagung dan Persipas Paser, berakhir dengan kemenangan Persipas 3-2.

Persipas yang lebih dulu tertinggal lewat gol Anton pada menit 4, mampu bangkit dan mengamuk. Tiga gol langsung disarangkan ke gawang Perseta yang 2 diantaranya dicetak Arman dan 1 gol lainnya dicetak Yudi Asmawanto. Perseta pun hanya mampu memperkecil ketinggalan jadi 2-3 lewat sontekan Farid pada menit 67.

Hasil Pertandingan Grup XX 12 Besar Divisi I:
-Perseta Tulungagung 2-3 Persipas Paser
-Persebo Bondowoso 3-0 Perseba Bangkalan

sumber : sportiplus